Make your own free website on Tripod.com

Edisi 2
Humor

Home

Daftar Isi
Redaksi
Berita Utama
Artikel
Interview
Kesehatan
Suplemen 1
Suplemen 2
Humor

SENYUM SIMPUL
 

ANAK KEMBAR

Di sebuah Rumah sakit bersalin, duduk beberapa pria  sedang menunggu proses persalinan istrinya.

Begitu dokter keluar dari kamar bersalin, Pak Dokter: "Bapak Amir.. !, Selamat Pak.. anak anda  lahir kembar dua" Pak Amir : "Wah.. kebetulan sekali ya dok.. saya  kerja di PT. Dua Sekawan

"Setelah itu dokter memanggil Bapak Burhan ,Pak Dokter : "Selamat Pak.. anak anda lahir kembar  tiga..."Pak Burhan : "Asiiik ! kebetulan juga saya kerja di PT Tiga Berlian..

"Tidak lama kemudian, dokter memanggil Bapak Farha,n Pak Dokter: "Selamat Pak, anak Bapak lahir kembar Tujuh"Pak Farhan: "Wah Gile bener ! saya kerja di PT. Bintang Tujuh lho Pak Dokter""Geduubraakkk ... !!!",

Tiba-tiba ada suara orang jatuh, rupanya seorang Bapak jatuh pingsan... Setelah si Bapak Gedubrak siuman, dokter bertanya  kepada Bapak itu.Pak Dokter : "Ada apa Pak?"Pak Gedubrak: "Bagaimana anak saya Pak Dokter ? saya karyawan AUTO 2000!"

TERTIPU

Di suatu sidang pengadilan, Pak Hakim meminta terdakwa berdiri untuk mendengarkan tuntutan."Saudara didakwa membunuh seorang guru SMA dengan menggunakan gergaji mesin!" kata hakim. Dari deretan meja pengunjung terdengar seseorang berteriak, "Kurang ajaaarrr!!!"

"Harap tenang. Ini ruang sidang!" bentak hakim. Ia kemudian melanjutkan tuntutannya, "Saudara juga didakwa melakukan pembunuhan terhadap seorang loper koran dengan menggunakan sekop!""Bajingannnnn!!!" teriak pengunjung yang tadi.

"Tenang, harap tenang!" teriak hakim nggak kalah kerasnya. "Selanjutnya, saudara  terdakwa juga dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang tukang pos dengan menggunakan bor listrik!" kata hakim sambil memandangi terdakwa."Keparatttt!!!!" teriak pengunjung tadi tanpa bisa ditahan.

Dengan geram hakim berkata, "Jika anda tidak bisa memberikan alasan kenapa berulah seperti ini, maka saya akan mendudukkan anda di kursi pesakitan dengan tuduhan menghina pengadilan!"

"Saya adalah tetangga terdakwa selama sepuluh tahun terakhir, Pak Hakim. Dan setiap kali saya ingin meminjam gergaji, bor, atau sekop, dia selalu bilang nggak punya!

"BERJALANLAH DENGAN IMAN

Seorang bapak yang telah kehilangan penglihatan sejak lama karena sakit, menghampiri pendeta yang baru saja kotbah pada kebaktian hari minggu di gereja.

Bapak: "Pak pendeta, tolong saya didoakan agar penglihatan saya normal kembali.."Pendeta: "Baiklah saya akan berdoa untuk bapak, tapi satu hal saya ingin bertanya kepada bapak, bagaimana bapak bisa sampai tempat ini??

"Bapak : "Saya berjalan dengan Iman, Pak.."Pendeta (dengan setengah berteriak): "Bagus... dengan iman pula bapak akan disembuhkan dari penyakit yang bapak derita..

"BapaK: "Man...man...Iman...(memanggil anaknya) sini Nak...kenapa kamu tidak bilang dari dulu kalau kamu bisa menyembuhkan Bapak ??"Pendeta: "????.."